Minggu, 09 Juli 2017

Decoupage Perdana

Ke Neo Soho Mall.

Tetiba owner Rumah Kriya Sofia (instagramnya @rumah.kriya.sofia) nanyain May Sabtu ada waktu luang atau nggak. Ternyata didaftarkeun workshop decoupage! Yeay! Sukaaa sama hal begini sebenarnya, tapi telatennya itu lhooooo. Tapi prinsip kesempatan nggak datang dua kali mendorong may untuk ikutaaaan.

May yang buta tentang seni hias hias pake tisu ini maen dateng aja. Niatnya mau nanya sebagai orang yang bener-bener awam soal decoupage. Sampai di mall wah itu, May isi daftar hadir dan pilihan makan siang. iya, makan siang. Cuuuus, ke meja yang isinya sepatu kanvas putih. Duh, bisa nggak ya? bisa bisa bisa.

Bunda Iva, penyelenggara sekaligus penulis buku decoupage gitu-gitu, membimbing May dan peserta lain. Aiih, telaten deh beliau dateng ke meja kami satu-satu. Sementara Kinan ribut minta bagiannya lem-lem. Hahaha dia pikir, dia yang paling hebat. eh, dia aja yang suka 'main' lem, mamanya juga dong mauuu. Akhirnya may ikuti petunjuk Bunda Iva, deh. Taraaaa! Pola pertama penuh kerutan, kyahahahaha.


Berdasarkan pengalaman kerutan itu, May cari cara supaya bisa hias tanpa kerut. Aha! Digunting bulat-bulat aja deh, sisanya tuh tisu gambar. Sementara Kinan minta susu putih sebagai ganti lem yang dia minta. Maafkan Mama, Nduk. Sekali-sekali Mama yang tempel-tempel yaaaa.


Selesaiiii! Sempat ditaksir salah satu peserta, coba langsung kasih harga, yak, pasti pulang bawa duid (dasar May). Tapi karena niatkan ini sepatu buat Mbah Ayi, ya terpaksa deh minta maaf, mohon ampun (halagh) nggak bisa penuhi keinginan mbak peserta.