Jumat, 04 November 2011

DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 4)

Suasana di depan hotel mulai memanas. Banyak polisi yang sudah bersiaga. Sementara tinggal 15 menit menuju tengah hari. Kogoro Mouri melaporkan keadaan di luar pada Shinichi yang berada di dalam hotel. Sebelum menutup teleponnya, Kogoro Mouri berpesan agar Shinichi menjaga Ran. (akhirnya.. Kogoro agak lembut pada Shinichi.. XD).
----------------Tinggal 5 menit menuju tengah hari-------------
"Semuanya.. ayo berkumpul jadi satu disini" kata Kitajima-sensei. Para siswa segera saling berpegangan pada teman mereka.
Sementara itu, diluar gedung Kogoro berkeliling di sekitar hotel. Kemudian dia melihat Nishida-sensei yang berdiri tak jauh dari tempat Kogoro. Seperti biasa, Kogoro mulai TePe-TePe (Tebar Pesona) pada Nishida-sensei. Tak lama kemudian, Kapten Azuma dan Minamida ikut bergabung dengan Kogoro dan Nishida.


Pukul 11.58
            Para siswa segera membuat lingkaran kecil dalam beberapa kelompok. Ada yang berangkulan, ada yang berpelukan dan bergandengan tangan.
"Jangan khawatir, aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi" kata Shinichi pada Ran
" Umm.. tapi ketika aku memikirkan apa yang terjadi pada Sonoko, aku menjadi gugup" kata Ran.
"Yang harus dipikirkan sekarang adalah bagaimana memenangkan tantangan kedua ini"
"Ya..." jawab Ran
Di luar gedung...
"Tinggal 45 detik lagi, ayo kidnapper tunjukkan dirimu. Aku.. Kogoro Mouri akan memburumu" kata Kogoro.
Tiba-tiba saja kapten Azuma memegangi perutnya "Permisi.. aku ingin pergi ke Toilet" kata Kapten Azuma sambil berlari pergi.
"Aku juga... aku akan menelpon seseorang" kata Minamida
"Di saat seperti ini ?"tanya Kogoro

Di dalam aula ...
            Para siswa mulai ketakutan dan panik melihat jam. Polisi pun ikut tegang. Tiba-tiba Ran memegan tangan Shinichi. Shinichi sedikit terkejut, untuk beberapa saat mereka hanya saling berpandangan. Dan........................
"KLEEEKK" lampu aula dan seluruh gedung mati, membuat semuanya menjadi panik.
"Jangan Panik teman-teman... Tenanglah..!!!" teriak Shinichi
            Di luar aula pun para polisi ikut panik. "Lampunya mati.. disini terlalu gelap untuk melihat apapun" kata polisi yang menghubungi Chief Tamagawa.
"Apa??? Lampu mati" teriak Chief Tamagawa, Kogoro Mouri ikut panik mendengar hal itu. Chief Tamagawa segera berlari untuk menghidupkan lampunya lagi.

            Beberapa saat kemudian, lampu sudah hidup. Para siswa di dalam aula sediit lega.
"Apakah semuanya baik-baik saja??" tanya Shinichi. Tapi Ran tidak ada di sekelilingnya,
"Ran.. Ran.!!" Teriak Shinichi. Kemudian dia menghampiri Kitajima-sensei dan marah-marah.. (ooopsss)

"Dimana Ran..!!!" kata Shinichi sambil mencengkeram kerah leher Kitajima-sensei (murid durhaka.. nggak sopan sama gurunya)
"Apakah kamu menyimpulkan bahwa pelakunya adalah aku??" tanya Kitajima-sensei.
"Aku dengan 2 orang ini sejak tadi" kata kitajima-sensei (2 orang siswi di samping Kitajima-sensei)
"Kita sangat ketakutan, dan sejak tadi memegang tangan Kitajima-sensei" terang salah satu dari kedua siswi tersebut.
"Aku juga.." kata siswi kedua sambil ketakutan.


            Shinichi merasa kesal, kemudian dia berlari di setiap pintu untuk mengecek apakah pintunya masih terkunci.
"Semua pintu masih terkunci.. Apa yang terjadi??". Kemudian Shinichi membuka pintu dan berlari keluar mencari Ran. Tapi usahanya mencari Ran sia-sia.. dia tidak bisa menemukan Ran.. (aduuh.. kacian..)
"RAANNN..!!!" teriak Shinichi
...........................................................................................

"Bagaimana situasi di dalam, laporkan situasinya" kata asisten chief Tamagawa melalui walkie-talkie (atau apalah itu namanya).
"Permisi.." tiba-tiba Minamida datang menghampiri Kogoro Mouri
"Apaa?? Ada seorang siswa yang hilang" teriak asisten chief Tamagawa.
"Apa??? Apa yang terjadi??? " Tanya Kogoro
"Kita belum mendapat informasi yang jelas". Kemudian Shinichi lari menghampiri Kogoro. "Paman..!!!"
"Apa yang terjadi??" tanya Kogoro
"Siapa yang hilang?"
"Paman.." kata Shinichi ragu. "Yang hilang adalah.. Ran"
"APAAA???? Shinichi..!!! Kau ba**ngan..!!" teriak Kogoro sambil mencengkeram kerah baju Shinichi dan.... JDESSHHH.. Kogoro menonjok Shinichi (Aauu.. keras banget lhoh.. pasti sakit.. *meringis*).
"Bukankah aku menyuruhmu untuk menjaga Ran? Bukankah aku telah berkata padamu agar menjaganya?? Apa saja yang kau lakukan?? Hah?" teriak Kogoro marah, dia berniat memukul Shinichi lagi namun ditahan oleh polisi di dekatnya.

"Tenang,... Tenang..!!" kata polisi itu. Namun Kogoro masih memberontak, akhirnya mereka membawa pergi Kogoro. Shinichi masih terkapar (atau apalah itu namanya) di lantai sambil mengusap darah di mulutnya, lalu mencoba berdiri. Beberapa saat kemudian, ponsel Shinichi berbunyi.
"Beraninya kau mengambil Ran" kata Shinichi
"Aku menang lagi. Meskipun polisi ada di dekatmu, pada akhirnya kau tak bisa melindungi temanmu. Permainan seperti ini sangat membosankan, jadi ini yang terakhir. Aku meletakkan bom di tempat mereka kusembunyikan. Batas waktunya, tengah malam hari ini. Mulai sekarang kau dapat mencarinya". Kata Kidnapper, kemudian dia menutup teleponnya. Shinichi melihat jam tangannya. Masih jam 12.10
"Tinggal 12 jam lagi"

=== To Be Continue ===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar