Sabtu, 01 Juli 2017

Kinan in her playgroup: my first school

Okeh, Kinan udah lulus playgroup. Tsaaaah lulus. Yap, it means Kinan udah selesai sekolah playgroupnya. Ada yang tanya, habis ini TK dong? Mamanya mantap menjawab: tidak. Kenapa? Kinan mau dimasukkan ke TPA aja. Lho, udah playgroup mahal (bonafid) kok lanjutnya cuma TPA? Turun dong. Aish, abaikan nyinyiran barusan. May mau cerita sedikit tentang Kinan di sekolahnya yang lalu.

Awal masuk sekolah, Kinan antusias. She was attractive as a student. Mandiri katanya karena mamanya dibolehin ngerumpi cantik di ruang tunggu. It's oke, nggak apa-apa. Setiap pulang sekolah Kinan selalu cerita asiknya di sekolah main apa saja, eksperimen apa saja, dan cerita apa saja.

Sejak Agustus sampe medio Mei, Kinan minta mamanya duduk di kelas. What!? Ada apa? Kenapa yang lain ada kemajuan tapi Kinan seolah mundur kemandiriannya? Mama sampai sedih. Sedih lihat Kinan yang maunya sama mama, sedih juga nggak bisa ngemil sama ibu-ibu lain (lho?)

Tapi pertengahan Mei Kinan kembali mandiri walau nggak sepenuhnya. Oke nggak apa-apa, give her time for it. Hal penting yang May suka adalah Kinan bahagia di sekolahnya karena dia nggak dipaksa calistung atau hal lain.

Di sekolah Kinan, gurunya lebih mengarahkan ke pembiasaan. Biasa buka buku (mereka baca gambarnya dengan imajinasi yang wow), biasa buang sampah pada tempatnya (khususnya saat makan bersama), biasa mengucap tolong-terima kasih-maaf pada teman dan bu guru, pembiasaan antri, pembiasaan untuk sabar, juga pembiasaan lain. Pendidikan model begini ini yang memang May cari dari sekolahan. Yap, buat May, sekolah bukan cuma tempat belajar akademik. Lebih dari itu, sekolah adalah tempat Kinan jadi manusia terdidik sesuai fitrah.

Terlihat, Kinan kini di tengah orang asing bisa menjawab pertanyaan sederhana terkait dirinya. Ia tampak percaya diri. Padahal, kalau May lihat di sekolah cuma belajar cerita kegiatan liburan dan pembiasaan mengungkapkan keinginan. Ah ada yang terlewat rupanya dari si kecil nan percaya diri itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar