Kamis, 03 November 2011

A Challenge Letter to Shinichi Kudou


SINOPSIS (PART 1)
Monolog :
"Ini adalah cerita yang terjadi sebelum aku, Kudo Shinichi menjadi Edogawa Conan."

Shinichi seperti biasa pergi ke sekolahnya. Ketika sampai di depan sekolah dia sudah dihadang oleh para wartawan dan fans-fansnya.
"Kau Shinichi Kudo kan?? Tentang pembunuhan seorang mangaka terkenal baru-baru ini kau hebat sekali bisa mengetahui trik pembunuhnya.. inspektur Megure telah berkata tentang hal itu" kata salah seorang wartawan.

Ketika dia baru sampai di gerbang sekolah.. para wartawan yang tadinya bergerumbul digantikan dengan para fans-fansnya yang 99% adalah perempuan.
" Dia sangat hot...." kata salah seorang fans perempuannya, setelah berkata seperti itu dia pingsan.. (fans stadium akut nih) :Dv.Tanpa disadari... ada seorang yang berbaju serba hitam (tapi bukan jubah hitam kok..tnang aja.. :D) melihat foto Shinichi sambil memperhatikan Shinichi berjalan ke gedung sekolah.

Di dalam loker ganti sepatu (saya lupa namanya apa.. semacam genkan lah) Shinichi sedang memperhatikan Ran yang sibuk meletakkan sepatu di lokernya.
"Celana dalammu kelihatan, Ran " kata Shinichi.. (ihh.. Shinichi echii.. XD)
"Shinichi..!!!" Ran berteriak kaget sambil menutupi roknya.
"Warnanya pink cerah.." kata Shinichi berlagak serius. Ran sangat kaget dan cemas.. O'ooo
"Aku hanya bercanda.. aku tidak melihatnya kok" Lanjut Shinichi
"Lalu.. bagaimana kau bisa mengetahuinya???" tanya Ran.
"Itu kesimpulan yang mudah, pertama.. kemarin adalah ulang tahunmu yang ke 17. Kedua, paman membuka hadiah yang kau dapat dari ibumu, yang kamu tinggalkan di belakang"
"Ayahku??"
"Aku mendengar teriakannya ketika di rumah pemilik restaurant yang berada di lantai 1 rumahmu tentang hal itu"

Shinichi menirukan gaya bicara Kogoro Mouri " Ran terlalu dini mempunyai sesuatu yang terlalu dewasa baginya.. apa yang sebenarnya dia (Eri Kisaki) pikirkan???"
Lalu Shinichi melanjutkan perkataannya dan kini dengan suara aslinya.. :D
"Kau.. yang mencintai ibumu.. pasti mengambil celana dalam itu dengan segera.."
"Apa yang ayah pikirkan tentang menceritakan sesuatu ke orang lain yang sekiranya bukan urusannya" gumam Ran yang sedang kesal.
"BREEGHHH" Ran meninju pilar sekolah sampai retak (wuih..serem). Shinichi kaget melihat kekuatan Ran yang begitu besar

"Ehmm..umm.... well... jangan begitu marah, Aku tidak berpikir ayahmu macam-macam tentang hal itu" kata Shinichi sambil membuka Lokernya.
"SRAKKK" suara kertas-kertas surat berjatuhan dari loker Shinichi, dan yang terakhir ada sebuah bola (saya nggak yakin.. pokoknya bentuknya bulat sebesar bola basket.. :Dv) yang menjatuhi tepat di kepala Shinichi.

"Aku tahu.. kau masih menarik seperti sebelumnya " kata Ran setengah mengejek.
"Bantu aku Ran..."
"Mengapa tidak kau beresi sendiri barang-barangmu yang berantakan ini?"
"Kau berhati dingin.. kita kan teman sejak kecil?? " rayu Shinichi.
"Kaulah yang berhati dingin" kata Ran (betul..betul..betull) :P
"Kau sekarang tidak pernah memberiku hadiah ulang tahun, ketika kau masih kecil, kau tidak pernah lupa memberiku hadiah. Barang-barang seperti "Sherlock Holmes" atau "Autobiografi Sherlock Holmes" lanjut Ran.. sementara Shinichi hanya mendengarkan kata-katanya sambil membereskan surat-surat yang berjatuhan dengan perasaan bersalah.
"Aku hanya tidak tahu..okey? tentang barang apa yang diinginkan oleh seorang gadis SMA" kata Shinichi
"Aku ingin pergi ke Tropical Land" kata Ran antusias
"Tropical Land?"
"Ingat, kita pernah membicarakan hal ini. Jika aku memenangkan turnamen karate kau akan memberikanku sesuatu yang aku inginkan.. aku ingin ke tropical land"
"Tidak mau.. kau bukan anak kecil lagi" kata Shinichi.
Ran cemberut karena dia dianggap masih kecil.

"Hey..Hey..Suami istri sedang bertengkar pagi-pagi begini?"
Seseorang datang menghampiri mereka, dia adalah Sonoko Suzuki.
"Berhenti mengatakan hal itu" kata Ran
"Sonoko.. Ran berkata ingin m\pergi ke Tropical Land denganmu" kata Shinichi
"aku.." Ran terlihat akan protes, kemudian Shichi memandang Ran dengan pandangan yang polos seakan tanpa dosa.. :D. Akhirnya Ran melanjutkan kata-katanya dengan perasaan kecewa "Akan pergi dengan Sonoko".
"Ayo Sonoko.. kita nanti telat sampai di kelas " kata Ran sambil menarik tangan Sonoko dan menghantamkan seragam karatenya ke wajah Shinichi namun Shinichi berhasil menghindarinya.
"Apa yang dia makan?" gumam Shinichi keheranan
Sementara itu.. di rumah Kogoro Mouri..
"Aku mengerti nona.. Detektif terkenal Kogoro Mouri akan menemukan Shunsaku-kun mu dengan segera.. bayangkan jika kau berada di dalam ombak besar.. maksudku.. pelayaran besar" kata Kogoro Mouri
"Terima kasih banyak.. ini fotonya, tolong temukan dia " kata seorang kliennya
Kogoro mengerutkan dahinya ketika melihat foto itu. 
Setelah kliennya pulang, Kogoro mengeluh di dalam rumahnya. Ternyata yang kliennya ingin temukan adalah anjing miliknya, bukan orang.
Lalu, untuk meredam kemarahannya Kogoro Mouri memutuskan untuk melihat acara TVnya Yoko Okino.
"Aku mendengar bahwa kau sibuk bermain dalam serial drama baru ?" tanya seorang reporter pada Yoko.
"Hai.. saya Yoko Okino akan mencoba bermain dalam serial detektif pertamaku.. semua orang.. tolong datang dan lihat ya.." kata Yoko Okino
"Apa...?? Apa? Apa????... Yoko Chan bermain di serial detektif???" kata Kogoro Mouri dengan perasaan takjub dan hampir tidak mempercayainya.
"Aku mendengar bahwa kau memakai seseorang sebagai contoh untuk membantumu agar kau total memerankan sebagai detektif??" tanya seorang reporter.
"Ya..yaa..ya... pembuat karakter " kata Kogoro Mouri yang sedikit ge-er
Kemudian Kogoro Mouri yang sepertinya sudah tahu apa yang ingin diucapkan Yoko Okino.. segera menirukan suara Yoko Okino di TV.
"Sore wa.. (Itu adalah)" kata Kogoro Mouri sembari Yoko Oino juga mengatakan hal yang sama di TV
"Meitantei no (detektif terkenal).."
Karena Kogoro Mouri terlanjur ge-er.. dia menebak-nebak apa yang dikatakan Yoko Okino,
"Kogoro Mouri san (Kogoro Mouri).." kata Kogoro sendiri
Dan betapa terkejutnya Kogoro ketika Yoko mengatakan, " Kudo Shinichi-kun.. aku penggemar beratnya.. aku berharap dapat bertemu dengannya suatu hari nanti"
Kogoro terjatuh dari kursinya dan menggerutu sendiri tentang kebenciannya terhadap Shinichi.
Kembali ke SMA Teitan...
" Tolong.. jangan lupakan sesuatu yang dibawa untuk besok.. dan juga Tatsumi-sensei akan tinggal di rumah sakit lebih lama daripada yang kita duga, oleh karena itu aku yang akan mengantarkan kalian untuk pergi berwisata sekolah besok" kata Kitajima Shingo, seorang guru pengganti di kelas Shinichi dan Ran. Sementara Kitajima berbicara.. para siswa tidak ada yang memperhatikannya. Hanya Ran yang antusias tentang wisatanya.
 
            Ketika pulang dari sekolah, Ran tak henti-hentinya berbicara soal wisata besok. Sementara Shinichi terlihat tidak antusias mendengar pembicaraan Ran. Ketika Ran menanyakannya, Shinichi menjawab dengan dingin bahwa dia tidak akan pergi berwisata besok. Menurutnya, berwisata itu hanya membuang-buang waktu dan dia lebih suka mempelajari kasus sungguhan.
Shinichi sampai di rumahnya malam hari, dia menemukan sebuah surat yang bertuliskan "SURAT TANTANGAN UNTUK SHINICHI KUDO". Shinichi menyeringai pertanda senang akan ada kasus yang menarik.

2 komentar:

  1. wuih.. sya mulai ngereview :D :D
    jadi penasaran ama filmnya :D

    BalasHapus
  2. ini copas duaaaaaankkkkksss

    BalasHapus