Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 September 2014

Jurnal Perdanaku

ANALISIS MINAT BACA SISWA SD

Maesaroh

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Indraprasta PGRI
Jl. Nangka 58C Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Indonesia
maesaroh.sya@gmail.com

Abstrak

Membaca adalah keterampilan berbahasa yang dimiliki oleh setiap manusia. Dengan membaca, maka manusia dapat menerima berbagai pengetahuan yang ada. Akan tetapi di Indonesia hal tersebut tidaklah menjadi sesuatu yang penting. Terutama pada anak-anak, khususnya siswa SD, kegiatan membaca tidak begitu disukai sehingga keterampilan berbahasa yang mendasar itu tidak terasah dengan baik. Padahal, dari kecil kegiatan membaca akan sangat berguna bila ditekuni yakni menjadi manusia berkualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional.


Kata kunci: membaca, siswa, Indonesia


Analysis of Elementary Students's Interest

Abstract

Reading is language skills possessed by every human being. By reading, then humans can accept a variety of existing knowledge. But in Indonesia, it is not to be something important. Especially in children, especially elementary students, reading is not so favored that the basic language skills are not well honed. In fact, from reading the small activity would be very useful if occupied into a human that can compete at the international level.


Keywords: reading, students, Indonesia


A. PENDAHULUAN

Buku adalah jendela dunia. Pepatah tersebut tidaklah salah. Melalui buku, maka berbagai ilmu pengetahuan dapat diketahui tanpa melangkahkan kaki ke sumber ilmu. Sayangnya, di Indonesia kegiatan membaca buku bukanlah hal utama yang disenangi warga masyarakat. Baik orang dewasa maupun anak-anak kini tidak akrab dengan buku. Bahkan, banyak yang memandang orang penyuka buku sebagai orang kurang pergaulan. Padahal, justru dengan membaca maka wawasan orang tersebut sangat luas. Anggapan kurang pergaulan tersebut menjadikan masyarakat tidak mau menekuni buku sehingga mempengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Tidak salah bila Taufik Ismail menyatakan dalam makalahnya, Generasi Nol Buku, bahwa ia bersama dengan puluhan ribu anak SMA lain di seluruh tanah air pada 1953-1956 sudah menjadi generasi nol buku, yang rabun membaca dan lumpuh menulis. Nol buku karena mereka tidak mendapat tugas membaca melalui perpustakaan sekolah, sehingga "rabun" membaca. Sementara istilah "pincang mengarang" karena tidak ada latihan mengarang dalam pelajaran di sekolah. Kewajiban membaca dan mengarang, menurut Taufik, bukan bertujuan untuk membuat siswa menjadi sastrawan, tapi merupakan keahlian yang dibutuhkan di setiap profesi. Generasi nol buku itulah yang kini disebut Taufik menjadi warga Indonesia yang terpelajar serta memegang posisi menentukan arah negara di seluruh strata, baik di pemerintahan atau di swasta. Beberapa sebab mendasar amburadulnya Indonesia sekarang, mungkin sekali karena dalam fase pertumbuhan intelektual, mereka membaca nol buku di sekolah (Ismail: 2007)

B. PEMBAHASAN


Darmono (2007:214) menyatakan bahwa minat baca merupakan kecenderungan jiwa yang mendorong seseorang berbuat sesuatu terhadap membaca. Minat baca ditunjukkan dengan keinginan yang kuat untuk melakukan kegiatan membaca. Hal ini disebabkan minat membaca merupakan salah satu faktor penting yang akan membantu anak untuk segera siap membaca.


Senada dengan pendapat Darmono, Rachman (1983:16) mengemukakan bahwa minat baca diartikan sebagai perwujudan perilaku baca murid yang disebabkan oleh faktor-faktor pendorong tertentu, baik oleh faktor internal maupun eksternal.


Sementara itu, Dallman dkk (1982 dalam Hadi Susanto, 2013) mengatakan bahwa minat membaca merupakan faktor terpenting dari kesiapan membaca anak untuk belajar membaca.

Minat baca masyarakat Indonesia, dalam hal ini siswa SD masih rendah. Hal tersebut terjadi hampir merata di beberapa daerah. Di Jakarta, siswa SD lebih memahami bagaimana menggunakan ponsel pintar (smartphone) daripada memilih buku bacaan yang tepat untuk mereka. Di Kalimantan lain lagi. Para siswa kesulitan menemukan kosakata yang tepat untuk menceritakan kegiatan sehari sebelumnya. Hal tersebut diakui sebagian siswa bahwa itu karena mereka sangat jarang membaca buku. Buku-buku yang disediakan di perpustakaan hanya sesekali mereka lirik bila ada tugas.

Berdasarkan data UNDP 2010 minat baca masyarakat Indonesia berada pada peringkat 112 dari 175 negara, masih sangat rendah. Kemudian UNESCO pada 2012 mencatat indeks minat baca di Indonesia baru mencapai 0,001 yang berarti dalam tiap 1.000 orang, hanya ada satu orang yang memiliki minat baca (republika.co.id). Sedangkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2006 disebutkan bahwasanya masyarakat Indonesia lebih tertarik menonton televisi dan mendengarkan radio daripada membaca koran.


Beberapa survei di atas telah menunjukkan mengenai kurangnya minat baca di Indonesia. Akan tetapi kurangnya minat baca tidak muncul begitu saja. Ada faktor-faktor penyebab kurangnya minat baca di Indonesia, khususnya di kalangan siswa SD.

Penyebab pertama sistem pembelajaran belum membuat anak-anak, siswa, dan mahasiswa harus membaca buku. Saat ini tugas-tugas siswa SD lebih banyak mendekatkan mereka dengan internet. Mulai pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sampai tugas mengarang dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Para siswa hanya ditugaskan mencari sebuah materi dan mencetaknya untuk dikumpulkan tanpa ada keharusan mendiskusikan bahan yang mereka kumpulkan.

Penyebab kedua adalah banyaknya jenis hiburan, permainan (game) dan tayangan TV yang mengalihkan perhatian anak-anak dan orang dewasa dari buku. Para siswa SD lebih mudah menghapal lagu-lagu baru atau kisah terbaru yang ditayangkan televisi daripada mengetahui buku baru yang terbit untuk mereka. Padahal, sudah banyak buku-buku yang terbit dengan penyesuaian isi serta tata wajah buku agar menarik perhatian anak-anak, seperti buku-buku Kecil-kecil Punya Karya terbitan Asma Nadia Publishing House.

Kemudian penyebab ketiga, banyaknya tempat hiburan untuk menghabiskan waktu seperti taman rekreasi, tempat karaoke, night club, mall, supermarket. Di kota besar khususnya aktivitas rutin di hari kerja yang padat memang membosankan, melelahkan. Hal tersebut menyebabkan masyarakat memerlukan waktu luang untuk bersantai dan berhenti sejenak dari rutinitasnya. Berbagai fasilitas disediakan sebagai alat pemenuh kebutuhan hiburan. Padahal, waktu luang yang ada bisa diisi dengan membaca buku.

Penyebab keempat, budaya baca memang belum pernah diwariskan nenek moyang kita. Kita hanya terbiasa mendengar berbagai dongeng, kisah, adat-istiadat secara verbal dikemukakan orang tua, nenek, dan tokoh masyarakat.

Kelima, para ibu orang tua kita senantiasa disibukkan berbagai kegiatan, serta membantu mencari tambahan nafkah untuk keluarga. Sehingga tiap hari waktu luang sangat minim bahkan hampir tidak ada untuk membantu anak membaca buku dan belajar. Bahkan bagi sebagian besar ibu di Indonesia membaca buku adalah hal yang membuang waktu sehingga tidak perlu dilakukan.

Terakhir, mempunyai sifat malas yang merajalela dikalangan anak-anak maupun dewasa untuk membaca dan belajar demi kemajuan diri masing-masing untuk menambah ilmu pengetahuan. Keengganan membaca buku ini masih terkait dengan adanya berbagai mainan lain sejenis game console, atau ttontonan anak yang waktunya sangat lama. Bagi anak-anak, menonton atau bermain adalah hal yang tidak menguras energi dan pikiran sedangkan membaca memerlukan fokus pikiran tersendiri.

Dengan keenam faktor tersebut maka muncullah kurangnya minat baca masyarakat Indonesia, khususnya siswa SD. Dampaknya, tidak lain tidak bukan, rendahnya kualitas orang Indonesia dalam persaingan dengan orang luar negeri yang hobi membaca.

Upaya yang sudah dilakukan pemerintah terkait masalah minat baca antara lain memperbaiki perpustakaan di setiap daerah. Dari bangunan, manajemen, hingga koleksi diusahakan agar tidak ketinggalan dengan toko buku. Selain itu, untuk menambah pelayanan dan meningkatkan minat baca masyarakat, keterlambatan mengembalikan buku perpustakaan tidak lagi didenda berupa uang, tapi skorsing ketidakbolehan meminjam buku dalam kurun waktu tertentu.

Kemudian pemerintah juga menyediakan perpustakaan keliling dengan mobil yang dioperasikan pada hari tertentu di wilayah perpustakaan tersebut. Dengan adanya mobil perpustakaan keliling, anak-anak yang enggan ke perpustakaan masih bisa membaca buku. Kegiatan jemput bola yang dilakukan pemerintah mulai berbuah hasil.

ada pula acara-acara yang diadakan oleh perpustakaan untuk menarik minat baca masyarakat Indonesia, misalnya saja lomba bercerita. Lomba bercerita ini isi ceritanya harus diambil dari buku-buku yang sudah terbit di Indonesia. Dengan cara itu diharapkan para siswa SD yang ingin menjadi peserta akhirnya membaca buku untuk diceritakan dalam lomba.

Upaya pemerintah tersebut juga didukung oleh sebagian masyarakat yang peduli pada minat baca penduduk Indonesia. Maka berdirilah berbagai taman bacaan dan mobil pustaka keliling yang mirip dengan perpustakaan keliling milik pemerintah dari segi fungsi.

Selain itu, upaya meningkatkan minat baca juga dapat dilakukan dari dalam rumah. Sebagian keluarga modern mencanangkan kegiatan membaca bagi keluarganya sebagai sesuatu hal wajib setiap hari. Mereka membiasakan pembacaan dan berbagi cerita terkait isi buku dengan antar anggota keluarga. Bahkan ada yang mengenalkan buku pada anggota keluarga yang masih bayi.

Program kunjungan ke toko buku tiap bulan atau perpustakaan juga bisa menjadi salah satu cara meningkatkan minat baca pada anak. Dengan kunjungan tersebut, anak akan tahu bahwa buku banyak macamnya.

  1. PENUTUP

Minat baca masyarakat Indonesia, khususnya siswa SD, masih rendah. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor yang melatarbelakangi kurangnya minat baca. Berbagai upaya harus dilakukan agar minat baca siswa SD khususnya meningkat. Pihak pemerintah, organisasi swadaya, sampai individu berusaha untuk mengembangkan minat baca masyarakat Indonesia. Jika mereka tidak berjalan sendiri-sendiri dan bersinergi, tentu minat baca masyarakat Indonesia akan meningkat. Peningkatan minat baca sejak kecil akan berdampak positif saat ia dewasa, yaitu dapat menjadi manusia berkualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional.


DAFTAR PUSTAKA
Darmono. 2007. Perpustakaan Sekolah: Pendekatan Aspek Manajemen dan Tata Kerja. Jakarta: Grasindo.
H. A, Abd. Rachman, dkk.1983. Minat Baca Murid Siswa Sekolah Dasar di Jawa Timur. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
http://saipuddin.wordpress.com/2010/05/16/7-penyebab-rendahnya-minat-baca/ (diakses 14 Februari 2014)





Senin, 08 April 2013

Buku-buku


satu, dua, tiga, empat...lima! yep lima buku yang diborong kali ini, dan nyaris semuanya tentang parenting! ya ya memang kali ini jalan-jalannya untuk nyari buku-buku yang dibutuhkan. secara ikutan seminar sama charge kajian belum sempet lagi. masih bingung rutinitas sejak kedatangan Kinan di dunia ini. halagh. yuk simak sedikit tentang 5 buku yang kami beli.

Habibie & Ainun: ini buku tulisan Pak habibie, yang May kagumi karena sikapnya. to the point, nggak romantis, jujur, dan prinsipil. presiden terkeren yang pernah ada pokoknya di Indonesia (setelah bung karno). tadinya mau beli biografi beliau aja, eh ternyata gaya penceritaannya mirip esai. euh, May pengen buku yang seperti kisah Adam malik "si bung dari Siantar" itu lhooo, yang keluaran tahun 1980an kalo ndak salah. setelah cek-ricek ya udah deh buku ini dibeli. Lagipula tetangga pengen pinjem juga (nyebarin virus kutubuku nih May).

Q & A Smart Parents for Healthy Children: Ini nih buku yang recommended (semuanya yang May beli di atas recommended sebenernya) nan sulit dicari. Di sini May belajar bahwa ke dokter nggak harus pulang dapet obat, apalagi buat anak. Udah gitu ada tingkatan-tingkatan sakit kapan harus ke dokter kapan bisa ditangani sendiri. isinya yang berbentuk tanya jawab bikin enak dibaca deh buat ibu-ibu yang nggak cukup waktu baca esai :D

Buku-buku Abah Ihsan: Yuk jadi orang tua Shalih & Renungan Dahsyat untuk orangtua: ini buku terkait pendidikan moral anak...eerrrmmm...sebenernya menyeluruh sih, tapi disini lebih ditekankan tentang pembentukan akhlak. Ah, May belum baca, baru mau ngabisin yang Q & A, jadi belum bisa review

Ayah Edy menjawab: ini nih buku dari tokoh parenting, belum baca juga, nggak ada yang dibuka sampul plastiknya kemarin di Gramedia. tapi setelah baca-baca gaya tulisan beliau dan isinya di internet, sedikit banyak tahu, laaah, isi buku ini arahnya kemana ^_^


Sabtu, 16 Februari 2013

Cinta dari Cikini: Bukan Sekadar Antologi

Judul Buku: Cinta dari Cikini
Penulis: Nursalam AR, Azzura Dayana, Sungging Raga, dkk.
Jumlah Halaman: xii + 207 halaman
Penerbit: Indie Publishing
Tahun Terbit: 2012

Sering kita mendengar pengalaman orang lain. Entah itu di perjalanan, di kantor, maupun tempat lain yang merupakan ruang publik. Dari pengalaman itu juga akhirnya kita petik pelajaran, baik yang tersirat maupun tersurat. Padahal pengalaman itu mungkin hal sederhana saja yang akan dialami juga oleh orang lain.

Pun demikian dengan buku “Cinta dari Cikini” yang merupakan karya komunitas MP4 Palestine. Buku yang akan dibahas kali ini adalah antologi (kumpulan karya dari beberapa penulis) cerpen terkait kehidupan sehari-hari. Sebuah buku yang dari sampulnya mampu menarik minat calon pembaca.

Mengapa bisa begitu? Lihat saja sampul buku di tulisan ini. Dengan gambar yang tidak kacangan, juga dukungan tulisan (endorsement) dari penulis terkenal, Melvi Yendra, juga kisah sederhana yang istimewa, maka buku ini sudah memiliki nilai lebih dari sekadar buku antologi biasa.

Selain sampul buku yang menarik minat pada pandangan pertama, kisah-kisah di dalamnya juga istimewa. Keistimewaan itu tampak dari kemampuan para penulis mengolah kisah sederhana dari keseharian di sekitar mereka. Misalnya saja kisah gadis kecil penjual kue kering dalam cerpen karya Sungging Raga. Selain itu kisah tentang percakapan seorang anak dan ayah terkait ibu baru. Dikisahkan bagaimana polosnya kedua anak itu mengutarakan pikiran mereka.

Kemudian tulisan Kang Cecep yang bercita rasa lokal dalam cerpennya “Surat Saidun” dan “Arwah babah A Siong”. Kisah-kisah sederhana yang mungkin sering kita dengar melalui mulut tetangga dikisahkan kembali oleh Kang Cecep dengan caranya.

Ada juga kisah yang tidak bercita rasa lokal. Kisah tentang rekan-rekan seorang muslim fenomenal di Amerika, Malcolm X. Kisah tersebut mengisi tema persahabatan, karena memang kisahnya berisi persahabatan dua penjaga yang bersahabat.

Tak ketinggalan cerpen terkait proses sukanya seorang siswa SMA terhadap mata pelajaran Matematika. Kemudian kisah cinta seorang anak desa pada ibunya yang manis, lucu, dan tentunya sederhana. Berbagai kisah yang ada memiliki satu tujuan dalam antologi ini: menyampaikan pesan-pesan kebaikan dalam kehidupan.

Sebagai sebuah karya manusia, tentu buku ini juga memiliki kekurangan. Beberapa kisah tidak mencantumkan istilah-istilah asing bagi pembaca umum. Dalam cerpen “Pak Dewo” misalnya, terdapat kata “infiltrasi” yang tidak begitu mudah dimengerti oleh pembaca umum. Kemudian pesan yang terlalu kaku disampaikan juga masih ada sehingga membuat cerpen kurang menarik. Semisal dalam cerpen “Bukan Sekadar Perhitungan” dimana penjelasan tentang Matematika itu terlalu gamblang.

Seperti disinggung di awal, buku ini bisa dibilang lebih dari sekadar antologi. Beberapa hal yang menjadi sebab kelebihan itu antara lain karena penulisnya dari berbagai latar belakang: pendidikan, pekerjaan, dan pengalaman kehidupan. Hal itu menyebabkan berbedanya penyampaian pesan kehidupan dari masing-masing penulis. Selain itu, buku ini unik karena para penulisnya tergabung dalam sebuah komunitas yang berawal dari dunia maya. MP 4 Palestine, artinya Multiply untuk Palestine. Komunitas khusus para pemilik akun web Multiply yang memperhatikan Palestina.

Jumat, 04 Januari 2013

Sepanjang Rel Kereta: Kisah Persahabatan


Tema persahabatan ada di buku ini, dengan berbagai kisah fiksi para penulisnya. Keuntungan penjualan akan dipakai untuk biaya cuci darah istri salah satu pegawai Bu Nenny, penanggung jawab pengumpulan naskah sehingga menjadi buku ini. Yang suka persahabatan, yang pengen beramal, beli aja buku ini. Bisa lewat sya bisa lewat penerbitnya ^_^

Sahabat Maya Inspirasiku: Kisah Inspiratif Persahabatan

“Siapa sih dia, kok ngabisin bandwith forum aja?” begitu rutukku membatin akan ulah dua akun di sebuah forum yang aku aktif di dalamnya. Kecintaanku pada forum itu membuatku menjaga dengan kemampuanku agar forum dengan traffic tinggi itu tidak down. Tapi rupanya ada yang tidak patuh akan aturan forum, termasuk dua akun ini .... (nyatanya maya - sya)

***
Interaksi di dunia maya ternyata bisa terisi hikmah lho. Oke, kita nggak menafikan adanya efek negatif karena interaksi dunia maya, tapi semua tergantung pemakainya kan? di buku ini berbagai kisah nyata para penulisnya terkait persahabatan dunia maya bisa jadi suntikan semangat untuk nggak memandang sebelah mata terhadap dunia maya. iyakah? buktinya buku ini :D

penasaran? segera miliki aja. lewat sya bisa, lewat penerbitnya langsung bisa ^_^

Rindu Mahabbah: Antologi Cinta dan Kerinduan




“Mas...besok tanggal 12, kan?” aku menyahuti dengan hal lain.

“Iya, besok tanggal 12. Besok aku pergi ke lokasi, di pedalaman Sorowako,” jawabnya.

Ah, Mas. Bukan itu maksudku. Tapi, tanggal 12 besok itu istimewa untukku. Hangat tadi sedikit demi sedikit menghilang, berganti dengan desakan di dada, timbulkan sesak. Kalau saja ia mau mengurangi egonya untuk tak mempedulikan hari yang katanya tak perlu dirayakan itu. Dan sambil menunggu sambungan ucapannya, kualihkan pandang ke benda kain bernama boneka, sebuah boneka mungil pemberiannya tahun lalu. Hadiah pertama dan mungkin terakhirnya di hari istimewaku karena ia tak akan lagi menganggap tanggal 12 sebagai hari yang perlu diingat selain sebagai tanggal lahirku.

“Kita sudah pernah bahas, kan? Masih banyak kok hari lain yang juga istimewa, Rin,” akhirnya terdengar juga kalimatnya. Dan saat itu juga aku merasakan air mata sudah menelusuri pipi gembilku.

***
Sepenggal kisah dalam buku ini ditulis oleh sya. ehem, siapa ya sya itu? *lirik-lirik yang ngetik*
oke, oke, ini buku sya yang ke...duh lupa, dari 4 buku ini buku ke berapa, ya? -_-a
langsung aja deh ke rinciannya buku ini:
Judul Buku: Rindu Mahabbah
Penulis : Gemintang Halimatussa’diah, dkk
Editor : Gemintang Halimatussa’diah
Setting dan Layout : Goresan Pena Publishing
Desain Sampul : Zaid Abdurrahman
ISBN : 978-927-0803-36-8
harga: Rp 42.000

masih ada belasan kisah fiksi yang religius dalam buku ini, tentu terkait cinta dan rindu. hayuk, yang pengen dapet hikmah dari kisah-kisahnya, beli aja buku ini. di mana? hubungi May juga bisa, kok. ke penerbit langsung juga bisa ^_^

Minggu, 16 Desember 2012

First Love Story

Pagi-pagi kaget dengan kabar dari penerbit Goresan Pena Publishing. Antologi "First Love Story" udah terbit!!! Kyaaaa~~ ini buku antologi pertama May berarti ^_^ sekaligus buku pertama May :malu:

buku ini berisi kumpulan cerita yang berdasar kisah nyata masing-masing penulisnya. waw! penasaran?

tuh covernya. bukunya ada 5 season dan May masuk ke buku season 5 :D oh iya, tulisan Mas Dian juga masuk di antologi ini lho, tapi beliau di season 2 (aiiih, kalah deh rasanya)

o iya ini sedikit rincian dari penerbitnya tentang buku May:
First Love Stories season 5 :
Oleh : Lavira Hadi Cahya - Murni Oktarina - Sepri Ayu Flow - Kaswarganti Catur NW - Nur Indah Ariyani, dkk.
Penulis : Lavira Hadi Cahya - Murni Oktarina - Sepri Ayu Flow - Kaswarganti Catur NW - Nur Indah Ariyani - Kusuma - Dhianikee - Nur Fuad - Nur Fitriani – Sya - Yolanda P.Ningrum - Heru Patria - Ikhrina Syaf’aini - Melly Waty - Dian Agustin - Ariny NH.
Editor : Lavira Hadi Cahya.
Setting dan Layout : Goresan Pena Publishing.
Desain Cover : Yulianto Wibowo.
ISBN : 978-927-6624-08-6

kalau rincian buku Mas Dian:
First Love Stories season 2 :
Oleh : Lavira Hadi Cahya - Gemintang Halimatussa’diah - Rinai Bening Kasih - Rezita Agnesia Siregar - Leni Sundari, dkk.
Penulis : Lavira Hadi Cahya - Gemintang Halimatussa’diah - Rinai Bening Kasih - Rezita Agnesia Siregar - Leni Sundari - Askar Marlindo - Fhirzy Fatmalia - Reshi Gowo - Adinda Iik Zakiah - Fitria Osin - Fitria Desi Shinta - Arinda Shafa - Amaniyya Al Asr – Chastfa - Nurdian Dhee - Ami ChipoChipo - Ai Nur’aisah - Fatimah.
Editor : Lavira Hadi Cahya.
Setting dan Layout : Goresan Pena Publishing.
Desain Cover : Yulianto Wibowo.
ISBN : 978-927-6624-08-6

mau tau isi kisahnya? yuk beliiiiii xixixixi

Sabtu, 08 Desember 2012

Calon Buku Antologi May

Huwaaah, nggak nyangka May berani juga ngirim naskah yang akhirnya akan dibukukan. Apa aja calon bukunya? Yuk, kita cek ke bawah

Buku Sahabat Maya, Inspirasiku (SMI) akan dibuat dalam 3 buku.
BUKU 1
Cerita Bahagia di Dunia Maya - Fransisca Rina Milansi
Ayah, Aku Ingin Menikahinya - Iwan Wungkul
Aku Merasa Ada - Puji Dandelion
Inspiring From One of My Maya’s Friends - Sepri Ayu Flow
Partner Game - Vina V. Katerwilson
Dari Indonesia, Korea hingga Jepang – Aozora Hime
Dia Sosok Penggugah Inspirasiku – Jay Wijayanti
Inspirator Dunia Maya – Rendrawati
Mr. Thohir – Essa Cute’z
Cahaya Diatas Mutiara Semu – Fitri Dewi Andani
Nyatanya Maya – Sya 
Surat Untuk Deienda – Ni Ariyani
Tanpa Judul – Aleastri
Ingin Hilang – Fitriyani
Berteman Dengan Maya, Membuatku Sukses – Ridual Hijria Gandha

Buku Rindu Mahabbah
Diah Budiarti--Menggunting Senja
Esa Pelangi Senja--Hanya Mencintai-Mu
Lateeva Martufemi--Omenakakku untuk Bunda
Yanuarty P--Laskar Lisfa
Rustin Woro Indriyati--Syahadat Cinta
Sya--Paket Cinta  
Aisyah Al Farisi--Sketsa-sketsa Rindu
Zaid Abdurrahman--Telur Mata Safe’i
Al Isyhad--Air Mata Kerinduan
Achmad A. Arifin--Rindu Berpagar Jarak
Kirana Ops--Rindu ½ Windu
Sulistyorini--Rindu untuk Bapak
Vita Ayu Kusuma Dewi--Diorama Rindu
Noorsalim H.S.--Merindu Ayah
Dwi Supriyadi--Pelangi Mahabbah
Ade Juni--Senja Turut Mengenangmu
Ria Hidayah--Rindu Qurrota A’yun
Mejiku Hibiniu--Simfoni Alam
Achmad Sultoni--Jubah Surau
Nenny Makmun--Rasa Itu

Buku First Love Story Season 5 : (bersama cerpen penyelenggara “Pelangi Kala Senja”)
1.Cinta Pertamaku, Krisna_Murni Oktarina
2.Sadness of Love_Sepri Ayu Flow
3.Parfum Pedas Ku_Uniek Kaswarganti
4.Narti_Nur Indah Aryani
5.Bandung, Aku Rindu_Kusuma
6.Cinta Pertama Nyak Comblang_Dhianikee
7.Segelas Kopi_Nur Fuad
8.Dilema Cinta Pertama_Nur Fitriani
9.Kado Cinta_Maesaroh
10.Cinta Pertama Membawa Duka_Ureh
11.Cinta dalam Semangkok Mie_Heru Patria
12.Radioku, Sepasang Merpati Diterminali_Ikhrina Syaf’aini
13.Cinta Itu Bersemi Kembali_Melly Waty
14.Because of My Tears_Dian Agustin
15.Your Always In My Heart_Ariny NH

ada 3 buku lagi (kayaknya) yang belum tahu gimana prosesnya. Seenggaknya, sebagian buku di atas, bikin May seneng deh, karena May sudah berani nulis ^_^ eh berani ngirim :D

Jumat, 30 November 2012

Antologi #1 Mas Dian


di atas tuh gambar sampul buku mas Dian, my husband, yang isinya kisah inspiratif. Oke, ini antologi pertamanya yang dicetak. mau tau detilnya? May copas ya dari penerbitnya

The Formula of Charity 1 : 1 = 11
-Dia memberi 10, saat aku berbagi 1-

Genre : Kumpulan FTS inspiratif tentang beramal
Penulis : Boneka Lilin et Boliners
Editor : Boneka Lilin
Design Cover : Ary Hansamu Harfeey
Penerbit : Harfeey
ISBN : 978-602-18917-9-7
Tebal : 166 Hlm; 14,8 x 21 cm (A5)
Harga : Rp40.000,-

SINOPSIS

Tidak pernah ada dalam sejarahnya orang menjadi miskin karena beramal. Dengan beramal, justru Tuhan akan semakin melipatgandakan rizky setelah proses "pencucian" harta tersebut.

Satu hal yang perlu dijadikan prinsip, "Jangan menunggu kaya untuk beramal, tapi beramallah niscaya kamu menjadi kaya."

51 kisah nyata penuh hikmah terangkum tentang keajaiban dari rumus beramal. Di mana ketika kita berbagi 1, maka Tuhan akan memberi 10.

***

Penulis Kontributor :

Boneka Lilin, Chinglai Li, Ardinal, Silviani Yunistia, Suci Fitriyanti Nur Amandasari, Elrifa Wiwid, Muhammad, Nelly Nezza, Neli Rosdiana, Zahara Putri, Al Khanza Demolisher, Sofiyah Fu’adah, Mardiana Susanti, Mohamad Misbah, Hady Kristian, Nurdian Dhee Muttaqin (nama Mas Dian), Sri Juli Astuti, Yeyen Septia Anggraini, Anisa Wijayanti, Rezita Agnesia Siregar, Cici N. Nandi, Putri An-Nissa Nailhatul Izzah, May Valentine, Meliana Levina Prasetyo, Anzil Laila, Wisandria Notisa, Kania Poetry, Wahda Khadija Salsabiila, Nai Azura, Ratna Eka Sari, Rin Agustia Nur Maulida, Indah Permatasari, Yussy Dian Pramita, Tomy M. Saragih, Ghiyatsableng, Yanita Widjayanti, Askar Marlindo, Murni Oktarina, Nenny Makmun, Abdushabur Rasyid Ridha, Rizki Alawiya, Wahyu Widyaningrum, Andik Chefasa, eLKa Nisa Mahdi, Leni Sundari, Lateeva Martufemi, Vita Ayu Kusuma Dewi, Nai Saras, Heru Patria, Yuni Ayu Amida, Yuni Retnowati.

***

 Buku inspiratif ini bisa dipesan melalui para penulis kontributor (kalau mas sih kontaknya via May, soalnya beliau sibuk beud sama kerjaannya di kantor :S

Rabu, 30 November 2011

Terbitnya Buku dan Keuangan Pembeli

Siang ini ingin menulis sesuatu. Boleh, ya? Ini terkait ilmu baru dalam dunia perbukuan lho. Simpel, sih, tapi saya baru tahu kalau pengaruhnya besar. Sangat besar malah. Lantas, apa itu?

Gini, gini, dari dulu saya cuma tahu proses munculnya buku: naskah >>> editing >>> revisi >>> layouting >>> cetak. Kemudian pengetahuan saya bertambah dengan mengetahui jangka waktu proses sebuah naskah mentah dan editing. Saya kira setelah itu naskah langsung terbit. Tapi hari ini saya baru tahu kalau itu tidaklah selalu dilakukan semua penerbit. Kenapa?

Yep. berawal dari info buku yang baru terbit di Bulan November 2011, kemudian buku yang akan terbit Desember 2011, saya menarik sebuah keterkaitan antara waktu-waktu terbit atau launchingnya buku-buku baru. Yap, buku yang baru terbit kemarin dilaunching tanggal 20-an November, kemudian buku yang akan terbit dijadwalkan launching tanggal 24 pada bulan terbitnya. Hem, hem, hem, jadi mereka terbitkan buku jelang akhir bulan? Kenapa? Saya berpikir dan berpikir hingga...

Hingga saya menemukan suatu keterkaitan antara tujuan penerbit mencetak buku dan kondisi ekonomi masyarakat sekitar buku tersebut. Yap, sebagian besar pegawai di Indonesia akan menerima gajinya jelang akhir bulan, atau malah di akhir bulan, dan para penerbit mengejar masa-masa itu. Masa-masa ketika dompet pegawai sedang tebal-tebalnya :D. Wajar, sih, strategi penjualannya, secara mereka juga cetak buku untuk dijual, kan?

Oke, share saya segitu dulu ya. Lain kali saya share lagi sesuatu yang baru saya tahu ^_^

Rabu, 05 Oktober 2011

Edisi Menata Buku

Pagi-pagi nyari sebuah buku karangan Pak Abdul Chaer, bukannya nemu buku itu malah ngerapiin buku-buku yang ada. Cuma, karena buku makin bertambah, May bingung natanya. Sementara ditata seperti biasa, deh. trus searching di gugel, dapet tips ini ^.^

Jangan buyarkan impian mengoleksi buku jika rumah Anda termasuk kategori mini. Asalkan anda pintar mengakali keterbatasan ruang, buku-buku ini tak akan membuat rumah Anda terasa penuh.

Mengoleksi buku merupakan hal yang sangat positif. Akan sangat disayangkan jika hobi ini tak jadi terwujud hanya karena alasan tidak ada tempat menyimpan. Memang semakin lama, koleksi buku akan terus bertambah. Dan buku-buku itu mau tdak mau harus disimpan secara khusus, kalau tidak mau dibiarkan menumpuk berantakan.


Di rumah mungil, ruang untuk penyimpanan buku secara khusus itu sangat susah didapat. Membuat ruang khusus seperti perpustakaan, rasanya sudah tak mungkin. Bahkan, menambah satu lemari buku saja rasanya juga tidak ada tempat.

Cara lain? Coba cari sudut-sudut tak terpakai di rumah Anda. Area ini bisa disulap jadi tempat penyimpanan buku. Cara lain, bisa Anda simak berikut, agar koleksi buku Anda tetap tersimpan rapi tanpa menjadikan rumah penuh terisi.


Jadi hiasan
Banyak orang berusaha menyembunyikan rak buku, bahkan ada yang tega menyimpannya di gudang. Padahal, bila dibuatkan rak yang cantik, buku-buku ini bisa menjadi penghias rumah yang unik, menggantikan lukisan dan pajangan dinding lainnya.

Sekat antar ruang
Rak buku juga bisa menjadi semacam sekat antar ruang. Pada rumah-rumah berukuran kecil, biasanya antara ruang tamu dengan ruang keluarga dipisahkan oleh sekat. Nah, gunakan saja rak buku sebagai sekatnya.


Memanfaatkan ruang
Pintar-pintarlah mencari-cari celah dalam rumah. Ruang bawah tangga, garasi yang tidak terpakai, dinding bagian ats, salah satu sudut ruang keluarga, adalah beberapa contoh area yang bisa Anda manfaatkan untuk meletakkan rak buku.


Membuat mezanin
Mezanin adalah salah satu cara Anda mendapatkan ruang tambahan tanpa perlu melakukan perubahan struktur. Mezanin ini bisa dibuat dengan memanfaatkan ruang bawah atap (attic). Ruang tambahan ini bisa Anda gunakan untuk meletakkan rak buku secara berjajar. Kalau cukup luas, mezanin ini bisa menjadi ruang kerja atau ruang baca.

Rak gantung
Yang dimaksud dengan rak gantung adalah rak yang menempel pada dinding, bukan rak yang punya kaki. Rak seperti ini terlihat lebih ringan, tidak membuat ruang penuh, dank arena tidak punya kaki, bagian bawahnya bisa digunakan untuk meletakkan perabot lain, misalnya saja sofa atau meja.


Rak tanam
Kalau ingin ruangan terkesan rapi dan bersih, rak tanam bisa jadi pilihan yang pas. Karena rak masuk ke dalam dinding, luas ruangan tidak berkurang. Sebelum emmbuat rak tanam, pikirkan dulu buku apa yang akan dimuat di situ. Ini karena rak tanam sifatnya permanent sehingga sulit diubah-ubah ukurannya.

Rabu, 25 November 2009

Ensiklopedi Mukjizat Al-Quran dan Hadits


Alquran dan Hadits merupakan sumber pengetahuan yang tidak pernah kering
Paket ini Membuktikan kebenaran Mukjizat Alquran dan hadis melalui ilmu pengetahuan modern.


Keunggulan Produk
~ Fakta mutakhir yang belum banyak diungkap pada buku-buku yang beredar di Indonesia
~ Argumen ilmiah sesuai perkembangan zaman dan teknologi
~ Penulis merupakan guru besar, dosen, peneliti, dan praktisi yang berasal dari berbagai universitas terkemuka di Timur Tengah
~ Penulis merupakan para ahli yang berkompeten di bidangnya, yang berasal dari lintas negara
~ Bahasa populer dan tidak membuat pembaca mengerutkan dahi
~ Berisi sekitar 200 artikel dari 50 lebih penulis terkemuka di Timur Tengah
~ Design yang dinamis dan menarik

Buku 1: Kemukjizatan Sejarah dalam Al-Quran

Buku 2: Kemukjizatan Penciptaan Manusia

Buku 3: Kemukjizatan Obat-obatan dan Makanan

Buku 4: Kemukjizatan Psikoterapi Islam


Buku 5: kemukjizatan Penciptaan Hewan


Buku 6: Kemukjizatan Tumbuhan dan Buah-buahan

Buku 7: Kemukjizatan Sastra dan Bahasa Al-Quran

Buku 8: Kemukjizatan Penciptaan Bumi

Buku 9: Kemukjizatan Angka

Buku 10:Kemukjizatan Penciptaan Alam Semesta

Semua buku ditulis oleh tim penulis

untuk keterangan mendapatkan buku ini, [klik di sini]

Dengan semua kelebihan ini, mustahil sekali bila Alquran itu buatan Nabi Muhammad Saw. yang dikenal ummi (buta baca-tulis) dan Hadis bukan wahyu.

Dengan semua kelebihan ini, ensiklopedi ini layak untuk dimiliki dan diketahui isinya oleh seluruh umat Islam, bahkan bila perlu tiap keluarga muslim memilikinya, supaya keimanannya bertambah kuat.

Ushul Tsalasah (1)

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
Assalamu'alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh

Berikut ini, saya salin ulang sebuah kitab aqidah ahlussunnah wa jama'ah. Semoga dapat bermanfaat bagi saudara-saudaraku sekalian. Adapun segala kekurangan seperti kurangnya pemakaian font-font alQuran (arabic), saya minta maaf. Hal ini berhubung keterbatasan waktu dan fasilitas yang ada. Wallahu a'lamu bishshowab.


Kitab : Ushul Tsalatsah (Mengenal Allah, Mengenal Rasul dan Dinul Islam)
Karya : Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab
Penerbit : Waqaf As Salam Al Khairi, Riyadh, 1421 H



Bismillahirrohmannirrohiim


Ketahuilah , semoga Allah merahmati anda, sesungguhnya kita wajib mempelajari empat perkara, yaitu :

1. Ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam dengan dalil-dalilnya.
2. Beramal berdasarkan ilmu.
3. Menda’wahkan ilmu tersebut dan mengajak orang untuk mengamalkannya.
4. Bersabar terhadap gangguan dalam menuntut ilmu, beramal dan berda’wah.

Dalil pernyataan di atas adalah firman Allah ta’ala :

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal kebajikan, saling nasihat dan menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.” (QS. Al Ashr :1-3)

Imam Syafi’i (Nama lengkap beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Idris bin Abbas bin Utsman bin Syafi’i Al Hasyimi al Quroisy. Beliau lahir di Ghaza tahun 150 H dan wafat di Mesir tahun 204 H) rahimahullah ta’ala berkata : Sekiranya Allah tidak menurunkan hujjah kepada hamba-Nya kecuali surat ini, niscaya surat ini sudah cukup bagi mereka.(Maksudnya adalah surat ini sudah cukup untuk mendorong orang agar komitmen dengan Islam yaitu dengan beriman, beramal shalih, berdakwah dan bersabar dalam melakukan itu semua. Lihat Syarah Tsalatsatul Ushul karya Syaikh Al Utsaimin hlm.24)

Imam Bukhori (Nama lengkap beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah al Bukhori. Beliau dilahirkan di kota Bukhara pada tahun 194 H rahimahullah ta’ala (dalam kitab shohihnya,-pent) membuat bab tersendiri dengan judul “Wajib Berilmu Sebelum Berucap dan Berbuat.” Dalilnya adalah firman Allah ta’ala :
“Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah selain Allah dan memintalah ampun atas dosamu.”(QS. Muhammad : 19)

Beliau memulai dengan berilmu lebih dahulu sebelum berucap dan melakukan perbuatan.

Ketahuilah,-semoga Allah merahmatimu- sesungguhnya setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan wajib mempelajari tiga perkara berikut dan beramal berdasarkan ketiga hal tersebut.

1. Sesungguhnya Allah telah menciptakan dan memberi rezeki kepada kita. Dia tidak membiarkan kita begitu saja, akan tetapi Dia mengutus seorang rasul untuk kita. Barang siapa menaati rasul tersebut maka dia akan masuk surga. Barangsiapa yang menentangnya, maka dia akan masuk neraka. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya Kami telah mengutus seorang rasul kepada kalian (orang-orang Makkah) yang menjadi saksi atas kalian, sebagaimana Kami juga telah mengutus rasul kepada Fir’aun. Fir’aun menentang rasul tersebut, maka Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.”(QS. Muzammil : 15-16)

2. Sesungguhnya Allah tidak ridha dipersekutukan dengan sesuatu selain-Nya ketika seseorang beribadah kepada-Nya, meskipun yang dipersekutukan dengan-Nya tersebut adalah malaikat yang dekat dengan Allah maupun rasul yang diutus-Nya. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala :
“Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah keputusan Allah, maka janganlah kalian menyembah seseorang pun di samping (menyembah) Allah.” (QS. Al Jin:18)

3. Sesungguhnya orang yang menaati rasul dan mentauhidkan Allah tidak memiliki loyalitas kepada orang-orang yang menentang Allah dan rasul-Nya walaupun orang-orang itu adalah kerabatnya yang paling dekat. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Engkau tidak akan mendapatkan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan rasul-Nya walaupun mereka itu adalah bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara atau keluarga mereka sendiri. Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan memperkuat mereka dengan ruh yang berasal dari-Nya. Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga yang di bawahnya ada sungai-sungai yang mengalir. Mereka kekal di dalamnya. Allah ridha dengan mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. Mereka itu adalah golongan Allah itu adalah golongan yang beruntung.”(QS. Al Mujadalah:22)

Ketahuilah,-semoga Allah memberi keteguhan kepadamu untuk melakukan ketaatan- sesungguhnya hanifiyah, agama Nabi Ibrahim, adalah agama yang menyeru manusia agar beribahadah kepada Allah semata. Allah memerintahkan seluruh manusia untuk beribadah kepada-Nya. Bahkan Allah menciptakan mereka untuk tujuan tersebut. Hal ini sebagaimana firman Allah ta’ala:
“Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.”(QS. Adz Dzariyat: 56)

Makna beribadah kepada-Ku dalam ayat di atas adalah mentauhidkan-Ku. Perintah Allah yang paling agung adalah perintah untuk bertauhid. Bertauhid adalah menyerahkan peribadahan hanya kepada Allah. Larangan Allah yang paling berbahaya adalah larangan melakukan perbuatan syirik. Syirik adalah beribadah kepada selain Allah di samping (beribadah) kepada-Nya. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Sembahlah Allah dan janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.”(QS. An Nisa’: 36)



Tiga Landasan Utama

Kalau engaku ditanya , “Sebutkanlah tiga landasan yang wajib diketahui oleh orang?” jawablah, “Mengenal Rabb, agama, dan Nabi-Nya yaitu Muhammad saw.”


Landasan Pertama

Mengenal Rabb

Kalau engkau ditanya, “Siapakah Rabb kamu?” Jawablah,”Rabbku adalah Allah yang telah menciptakanku dan seluruh ala mini dengan nikmat-nikmat-Nya. Dia adalah sesembahanku. Tidak ada sesembahan yang berhak untuk kusembah selain Dia. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Segala puji bagi Allah Rabb segenap alam.”(QS. Al Fatihah:2)

Kalau engkau ditanya,”Dengan apakah engkau bias mengetahui Rabbmu?” Jawablah,”Dengan tanda-tanda kekuasaan (ayat-ayat)-Nya adalah adanya malam, siang, matahari dan bulan. Di antara makhluk-makhluk-Nya adalah tujuh langit, tujuh bumi, segala yang berada di dalamnya dan segala yang berada di antaranya. Dalilnya adalah firman Allah ta’la:
“Sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah adanya malam,siang,matahari dan bulan. Janganlah kalian bersujud kepada matahari dan bulan. Bersujudlah kepada Allah yang telah menciptakannya kalau kalian (benar-benar) hanya menyembah keada-Nya.” (QS.Fushilat:37)

Allah ta’ala berfirman:
“Sesungguhnya Rabb kalian adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam tempo enam masa. Dia lantas bersemayam di atas Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Allah juga menciptakan) matahari, bulan dan bintang. Masing-masing tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah itu hanya hak Allah. Mahasuci Allah, Rabb semesta alam.” (QS. Al A’raf: 54)

Rabb adalah Dzat yang berhak untuk disembah. Dalilnya adalah firman Allah ta’la:
“Wahai manusia, sembahlah rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa. Allah telah menjadikan bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap bagi kalian. Dia menurunkan hujan dari langit. Dan dengan hujan itu, Allah mengeluarkan buah-buahan sebagai rezeki untuk kalian. Janganlah kalian menjadikan tandingan untuk Allah padahal kalian mengtahuinya.”(QS. Al Baqoroh: 21-22)

Ibnu Katsir (Nama lengkap beliau adalah Imaduddin Abul Fida’ Ismail bin Umar Al Quraisyi AD Dimasqi Al Hafizh. Beliau adalah salah seorang murid Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau wafat pada tahun 774 H) rahimahullah mengatakan, “Pencipta segala yang ada ini adalah Dzat yang berhak untuk diibadahi.”
Macam-macam ibadah yang diperintahkan oleh Allah antara lain: Islam, iman, ihsan, do’a(Do’a ada dua macam: do’a permintaan dan do’a ibadah. Doa permintaan adalah doa yang dipanjatkan seseorang agar terpenuhi hajat kebutuhannya. Do’a ibadah adalah doa yang dipanjatkan seseorang untuk mencari pahala di sisi Allah dan agar selamat dari siksa-Nya), khauf(Reaksi yang muncul akibat ras khawatir akan terjadinya sesuatu yang membahayakan), raja’(Keinginan seseorang terhadap sesutau yang mungkin diperoleh dalam waktu dekat atau jauh akan tetapi diposisikan sebagai sesuatu yang bias diperoleh dalam waktu dekat), tawakal(Menyandarkan hati kepada Allah dalam mencari kemanfaatan dan menolak marabahaya dengan tetap mencari sebab-sebabnya yang dibenarkan oleh syariat), raghbah(Berkeinginan untuk memperoleh sesuatu yang disenangi), rahbah(Rasa takut yang mengakibatkan lari dari sesuatu yang ditakuti), khusyuk(Merasa dan hina dengan keagungan Allah), khasyyah(Rasa takut yang dilandasi dengan pengetahuan terhadap keagungan dan kebesaran sesuatu yang ditakuti), inabah(Kembali kepada Allah dengan dilandasi dengan melakukan ketaatan dan tidak berbuat kedurhakaan kepada-Nya), isti’anah(Meminta pertolongan), isti’adzah(Meminta perlindungan sebelum ditimpa musibah), itighosah(meminta perlindungan sesudah ditimpa musibah), menyembelih hewan kurban, nadzar dan amal ibadah lainnya yang diperintahkan Allah ta’la. Semua ibadah itu adalah hak Allah. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah. Oleh karena itu, janganlah kalian menyembah seseorang pun di samping (menyembah) Allah.” (QS. Al Jin: 18)

Barangsiapa yang menyerahkan ibadah itu walaupun sedikit saja kepada selain Allah maka dia adalah orang musyrik dan kafir. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Barangsiapa yang menyembah sesembahan lain di samping (menyembah) Allah padahal tidak ada keterangan tentang sesembahan itu maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Rabbnya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.” (QS. Al Mukminun: 117)

Dalam sebuah hadits dikatakan:
“Do’a adalah inti sari ibadah.”(Hadits ini adalah lemah. Hadits ini diriwayatkan oleh Tirmidzi. Lihat footnote hadits ini dalam kitab Taisir Wushul ila Nailil Ma’mul bi Syarh Tsalatsatil Ushul buah karya Nu’man bin Abdil Karim Al Watr)

Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Rabb kalian berkata,’Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kukabulkan. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri untuk beribadah kepada-Ku akan masuk jahanam dalam keadaan terhina.’”(QS. Ghafir: 60)

Dalil tentang khauf adalah firman Allah ta’ala:
“Janganlah kalian takut kepada mereka, takutlah kepada-Ku kalau kalian (benar-benar) beriman.” (QS. Ali Imran: 175)


Dalil tentang raja’ adalah firman Allah ta’ala:
“Barangsiapa yang mengharapkan pertemuan dengan Rabbnya, hendaknya bermal shalih dan tidak menyekutukan Allah dengan seorang pun.” (QS. Al Kahfi: 110)

Dalil tentang tawakal adalah firman Allah ta’ala:
“Dan bertawakallah kepada Allah jika kalian (benar-benar) beriman.”(QS.Al Maidah: 23)

Allah berfirman:
“Barangsiapa bertawakal kepada Allah maka dia akan mencukupi (keperluannya).”(QS. Ath Thalaq: 3)

Dalil tentang raghbah, rahbah dan khusyuk adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera untuk melakukan kebaikan dan menyembah Kami dengan dilandasi rasa harap dan cemas. Mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS. Al Anbiya: 90)

Dalil tentang khasyyah adalah firman Allah ta’ala:
“Janganlah kalian takut kepada mereka akan tetapi takutlah kepada-Ku.”(QS. Al Baqarah: 150)

Dalil tentang inabah adalah firman Allah ta’ala:
“Dan kembalilah kepada Rabb kalian dan berserah dirilah kepada-Nya.”(QS. Az Zumar: 54)

Dalil tentang isti’anah adalah firman Allah ta’ala:
“Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.”(QS. Al Fatihah: 5)

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa:
“Jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah.”(HR. Ahmad & Tirmidzi)

Dalil tentang isti’adzah adalah firman Allah ta’ala:
“Katakanlah,’Aku berlindung kepada Rabb Yang Menguasai shubuh.”(QS. Al Falaq: 1)

Allah berfirman:
“Katakanlah,’Aku berlindung kepada Rabb manusia.’”(QS. An Naas: 1)

Dalil tentang istighatsah adalah firman Allah ta’ala:
“Jika kalian memohon bantuan kepada Rabb kalian niscaya Dia akan menabulkannya.” (QS. Al Anfaal: 9)



Dalil tentang menyembelih kurban adalah firman Allah ta’ala;
“Katakanlah,’Sesungguhnya shalatku, hewan sembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Rabb segenap alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya.’”(QS. Al An’am: 162-163)

Dalil dari hadits Nabi adalah:
“Allah melaknat orang yang menyembelih kurban untuk selain Allah.”(HR. Muslim)

Dalil tentang nadzar adalah firman Allah ta’ala:
“Mereka memenuhi nadzar-nadzar mereka dan takut dengan suatu hari yang siksanya merata ke mana-mana.”(QS. Al Insan:7)

sumber ringkasan: myQuran.org

Ushul Tsalasah (3)

Landasan Ketiga
Mengenal Nabi Kalian, Muhammad saw

Nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdul Mutholib bin Hasyim dari suku Quraisy. Suku Quraisy itu berasal dari bangsa Arab dan bangsa Arab itu berasal dari keturunan Nabi Ismail as putra Nabi Ibrahim as, kekasih Allah. Semoga sholawat dan salam yang paling mulia dilimpahkan kepada Nabi Ibrahim as dan juga kepada Nabi kita. Beliau berumur 63 tahun; 40 tahun sebelum diangkat menjadi Nabi dan 23 tahun setelah menjadi nabi dengan turunnya surat Al Muddatsir. Negeri tempat beliau tinggal adalah Makkah, setelah itu beliau hijrah ke Madinah.
Allah mengutus beliau untuk membasmi kesyirikan dan mengajak (orang) untuk bertauhid. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Hai orang yang berselimut, bangunlah lalu berilah peringatan. Agungkanlah Rabbmu dan bersikanlah pakaianmu. Tinggalkanlah berhala dan jangan kamu memberi dengan maksud memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Bersabarlah untuk (memenuhi perintah) Rabbmu.” (QS. Al Muddatsir: 1-7)

Makna qum fa andzir adalah memberi peringatan terhadap bahaya syirik dan berdakwah kepada tauhid. Makna wa robbaka fakabbir adalah agungkanlah Allah dengan bertauhid. Makna wa tsiyaa baka fathohhir adalah bersihkanlah amal perbuatanmu dari syirik. Makna war rujza fahjur adalah meninggalkan berhala dan berlepas diri dari syirik dan pelakunya.
Beliau memulai dakwah dengan dakwah tauhid itu selama sepuluh tahun. Setelah itu, beliau dimi’rajkan ke langit. Beliau diberi kewajiban untuk mengerjakan shalat wajib lima waktu. Beliau mengerjakan shalat di Makkah selama tiga tahun. Setelah itu, beliau diperintahkan untuk berhijrah ke Madinah.
Hijrah adalah berpindah dari negeri syirik ke negeri Islam. Hijrah hukumnya wajib bagi umat ini, yaitu dengan berpindah dari negeri syirik ke negeri Islam. Kewajiban hijrah selalu ada sampai hari kiamat. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, malaikat bertanya (kepada mereka): ‘Dalam keadaan bagaimana kamu ini?’ mereka menjawab:’Kami adalah orang-orang yang tertindas di negeri (Makkah).’ Para malaikat berkata: ‘Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kalian bisa berhijrah di bumi itu?’ Kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki, wanita ataupun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk berhijrah).’ (QS. An Nisa’: 97-98)

Allah ta’ala berfirman:
“Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas. Oleh karena itu, sembahlah Aku saja.”(QS. Al Ankabut: 56)

Al Baghowi rahimahullah mengatakan,” Sebab turunnya ayat di atas adalah karena adanya orang-orang Islam yang berada di Makkah yang belum berangkat hijrah. Allah lantas menyeru mereka dengan nama orang-orang beriman. Dalil hijrah dari hadits Nabi adalah:
“Hijrah itu tidak akan terputus sampai pintu taubat tertutup. Pintu taubat tidaklah tertutup sampai matahari terbit dari barat.”(HR. Abu Dawud, Ahmad, dan Ad Darimi)

Setelah beliau tinggal di Madinah, Allah memerintahkan (kepadanya untuk menjalankan syariat Islam yang lainnya, seperti shoum, haji, jihad, amar makruf nahi mungkar dan syariat Islam yang lainnya. Beliau menyempurnakan sisa syariat itu selama sepuluh tahun. Setelah itu , beliau meninggal dunia. Semoga shalawat serta salam Allah limpahkan kepada beliau.
Agama beliau kekal. Dalam urusan agama, tidak ada satu kebaikan pun yang tidak beliau terangkan kepada umatnya, dan tidak ada satu kejelekan pun yang tidak diperingatkannya. Kebaikan yang beliau perintahkan adalah tauhid dan segala sesuatu yang dicintai dan diridhai Allah. Kejelekan yang beliau peringatkan adalah syirik dan segala sesuatu yang dibenci dan tidak disukai Allah. Allah mengutus beliau untuk semua manusia. Allah mewajibkan jin dan manusia untuk taat kepada beliau. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Katakanlah,”Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk kalian semua.” (QS. Al A’Raf:158)

Allah telah menyempurnakan segala agama-Nya. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agama kalian, Aku cukupkan nikmat-Ku untuk kalian dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian.” (QS. Al Maidah: 3)

Dalil bahwa Rasulullah saw juga akan wafat adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya engkau akan mati dan mereka pun juga akan mati.” (QS. Az Zumar: 30)

Setiap orang yang meninggal akan dibangkitkan. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kalian dan kepadanya pula Kami akan mengembalikan kalian serta dari bumi itu pula Kami akan mengeluarkan kalian pada hari yang lain.” (QS. Thaha: 55)

Allah ta’ala berfirman:
“ Allah telah menumbuhkan tanaman untuk kalian, kemudian Dia akan benar-benar mengembalikan kalian.” (QS. Nuh: 17-18)

Setelah dibangkitkan (dari kubur), manusia akan dihisab dan dibalas sesuai amal perbuatan mereka. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Agar Dia membalas orang-orang yang berbuat kejelekan sesuai dengan amal perbuatannya dan membalas orang-orang yang berbuat kebaikan dengan balasan yang lebih baik (surga).” (QS. An Najm: 31)

Barang siap yang mengingkari adanya hari kebangkitan maka dia telah kafir. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Orang-orang kafir menyangka bahwa mereka tidak akan pernah dibangkitkan. Katakanlah,”Tidak demikian, demi Rabbku, engkau benar-benar akan dibangkitkan dan kemudian engkau akan diberitahu amal perbuatanmu. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.”(QS. At Taghobun: 7)

Allah mengutus seluruh rasul untuk menyampaikan kabar gembira dan memberikan peringatan. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Mereka Kami utus sebagai rasul yang menyampaikan kabar gembira dan memberikan peringatan agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah kedatangan rasul.”(QS. An Nisa’: 165)

Rasul yang pertama adalah Nabi Nuh as, sedangkan rasul yang terakhir adalah Nabi Muhammad saw. Dalil bahwa rasul yang pertama adalah Nabi Nuh as adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami juga telah memberikan wahyu kepada Nabi Nuh dan nabi-nabi yang sesudahnya.”(QS. An Nisa’: 163)

Allah mengutus pada setiap umat seorang rasul yaitu dari nabi Nuh as sampai Nabi Muhammad saw. Rasul tersebut memerintahkan umatnya untuk beribadah hanya kepada Allah dan melarang mereka beribadah kepada thaghut. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Sungguh, kami telah mengutus seorang rasul pada setiap umat (agar menyerukan),’Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.’”(QS. An Nahl: 36)

Allah mewajibkan kepada seluruh hamba-hamba-Nya untuk mengingkari thaghut dan beriman kepada Allah. Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan,”Thaghut adalah segala sesuatu (selain Allah) yang disembah, diikuti dan ditaati oleh seseorang sampai melampaui batas.”

Thaghut beraneka macam, akan tetapi pembesarnya ada lima macam, yaitu: iblis, orang yang disembah dan dia ridha dengan penyembahan tersebut, orang yang menyeru orang lain agar menyembah dirinya, orang yang mengaku-ngaku mengetahui perkara yang ghaib dan orang yang berhukum dengan selain hukum Allah. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Tidak ada paksaan (untuk memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya jalan yang lurus telah jelas dan jalan yang sesat juga telah jelas. Barangsiapa yang kufur terhadap thaghut dia beriman kepada Allah maka dia telah berpegang teguh dengan tali yang kuat.” (QS. Al Baqarah: 256)

Ini semua adalah makna laa ilaha illallah

Dalam hadits dinyatakan:
“ Inti dari segala perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad fi sabilillah.”

Hanya Allah yang mengetahui. Semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad saw, keluarga, dan para sahabat beliau.


Selesai

sumber ringkasan : ibnu arifin al-bakasiy

Ushul Tsalasah (2)

Landasan Kedua

Mengenal Agama Islam dengan Dalil-dalilnya

Islam artinya adalah berserah diri kepada Allah dengan bertauhid kepada-Nya, tunduk kepada-Nya dengan menjalankan ketaatan dan berlepas diri dari syirik dan pelakunya. Islam terdiri dari tiga tingkatan, yaitu: Islam, Iman dan Ihsan. Masing-masing tingkatan memiliki rukun-rukun.

Tingkatan Pertama: Islam

Rukun Islam ada lima, yaitu: bersyahadat laa ilaha illallah muhammad rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, menjalankan shoum Ramadhan, dan menunaikan haji ke Baitullah.
Dalil syahadat adalah firman Allah ta’ala:
“Allah bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah selain Dia, Yang menegakkan keadilan . Para malaikat dan orang-orang yang memiliki ilmu (juga mengatakan yang demikian itu). Tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah melainkan Yang maha Perkas lagi Bijaksana.”(QS. Ali Imran: 18)

Makna kalimat laa ilaha illallah adalah tidak ada sembahan yang berhak untuk disembah selain Allah. Kalimat laa ilaha artinya meniadakan seluruh sesembahan selain Allah. Kalimat illallah artinya menetapkan peribadatan hanya untuk Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya sebagaimana juga tidak ada sekutu bagi Allah dalam kekuasaan-Nya.
Tafsir kalimat laa ilaha illallah diperjelasa dengan firman Allah ta’ala:
“Dan ingatlah, ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya,’Sesungguhnya aku berlepas diri dari segala yang kalian sembah.(Aku hanya menyembah) Dzat yang telah menciptakanku. Sesungguhnya Dia akan memberikan petunjuk kepada-Ku. Ibrahim menjadikan kalimat tauhid itu sebagai kalimat yang kekal pada keturunannya. Mudah-mudahan mereka kembali kepada kalimat tauhid tersebut.’”(QS.Az Zukhruf: 26-28)

Allah ta’ala berfirman:
“Katakanlah, hai ahli kitab, kemarilah kepada kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kalian, yaitu: Janganlah kita menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Janganlah sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Rabb-Rabb selain Allah. Kalau mereka berpaling, maka katakanlah: Persaksikanlah bahwa kami adalah orang yang berserah diri.”(QS. Al Imran: 64)

Dalil tentang syahadat muhammad rasulullah adalah firman Allah ta’ala:
“Sungguh telah dating seorang rasul kepada kalian dari kaum kalian sendiri. Dia merasakan berat penderitaan kalian, sangat menginginkan kalian (beriman dan selamat), amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.”(QS. At Taubah: 128)

Makna syahadat muhammad rasulullah adalah menaati perintahnya, membenarkan kabar yang dibawanya, menjauhi segala yang dilarng dan dicegahnya dan tidak beribadah kepada Allah melainkan dengan tuntunan beliau.
Dalil tentang shalat, zakat dan tfsir tauhid adalah firman Allah:
“Tidaklah mereka diperintahkan kepada Allah dengan menyerahkan ibadah hanya kepada-Nya dengan lurus, menegakkan shalat dan membayarkan zakat. Itulah agama yang lurus.” (QS. Al Bayyinah: 5)

Dalil tentang puasa adalah firman Allah ta’ala:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian untuk mengerjakan shoum sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183)

Dalil tentang haji adalah firman Allah ta’ala:
“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.” (QS. Ali Imran: 97)

Tingkatan kedua: Iman

Iman memiliki tujuh puluhan cabang. Cabang iman yang tertinggi adalah mengucapkan laa ilaha illallah. Sedangkan cabang iman yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Malu adalah salah satu cabang dalam iman.
Rukun iman ada enam: beriman kepada Allah, para malaikat, kitab-kitab, para rasul-Nya, hari akhir dan beriman kepada takdir baik dan buruk.
Dalil tentang keenam rukun di atas adalah firman Allah ta’ala:
“Bukanlah menghadapkan wajah kalian kea rah timur dan barat itu suatu kebaikan, akan tetapi sesungguhnya kebaikan itu adalah beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi.” (QS. Al Baqarah: 177)

Dalil tentang beriman kepada akdir yang baik dan buruk adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu dengan takdir.” (QS. Al Qamar: 49)

Tingkatan ketiga: Ihsan

Ihsan merupakan rukun tersendiri. Makna ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya; dan kalau engkau tidak bisa melihat-Nya maka sesungguhnya Allah melihatmu. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala:
“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat baik.”(QS. An Nahl:128)

Allah ta’ala berfirman:
“(Allah) yang melihat kamu berdiri (untuk shalat) dan (melihat) pula perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.”(QS. Asy Syu’ara: 217-219)

Allah ta’ala berfirman:
“Kalian tidak berada dalam suatu keadaan , tidak membaca suatu ayat dari Al Qur-an dan kalian tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atas kalian di waktu kalian melakukannya.” (QS. Yunus: 61)

Dalil dari hadits Nabi adalah hadits Jibril yang terkenal. Hadits itu diriwayatkan dari Umar bin Khotthob radhiyallahu ‘anhu, dia mengatakan:
Pada suatu hari, tatkala kami duduk bersama Rasulullah saw datanglah seorang lelaki yang berpakaian sangat putih dan memiliki rambut yang sangat hitam. Bekas perjalanan jauh tidak tampak pada orang tersebut, namun tidak ada seorang pun dari kami yang mengenalnya. Dia lantas duduk di depan Nabi saw dan menyandarkan lututnya kepada lutut Nabi serta meletakkan telapak tangannya di atas paha Nabi.

Lelaki itu mengatakan,”Wahai Muhammad, kabarkanlah kepadaku tentang Islam.” Rasulullah saw menjawab,”Islam itu adalah bersaksi Laa ilaha illallah dan Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, menjalankan shoum Ramadhan dan menunaikan haji ke Baitullah jika mampu menempuh perjalanan ke sana.” Lelaki itu mengatakan,”Engkau benar.”

Kami terheran-heran dengan lelaki itu; dia bertanya namun dia juga yang membenarkan jawabannya. Lelaki itu kemudian berkata,”Kabarkanlah kepadaku tentang iman.” Rasulullah menjawab,”Beriman kepda Allah, malaikat, kitb-kitab, para rasul, hari akhir dan beriman dengan takdir yang baik dan buruk.” Lelaki itu berkata,”Engkau benar.”

Lelaki itu berkata,”Kabarkanlah kepadaku tentang ihsan.” Nabi menjawab,”Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya; dan kalau engkau tidak bisa melihat-Nya maka sesunguhnya Allah meilhatmu.”

Lelaki itu berkata,”Kabarkanlah kepadaku tentang hari kiamat.” Nabi menjawab,”Orang yang ditanya tidak lebih tahu daripada orang yang bertanya.’ Lelaki itu bertanya lagi,”Kabarkanlah kepadaku tentang tanda-tanda hari kiamat.” Nabi menjawab,”Bila seorang budak wanita melahirkan tuannya, dan engkau melihat orang yang tidak beralas kaki, telanjang dan miskin yang menggembalakan kambing saling berlomba meninggikan bangunan.”

Umar berkata,”Lelaki itu kemudian pergi dan aku pun diam sejenak. Nabi lantas berkata kepadaku,’Wahai Umar apakah engkau tahu siapa orang yang bertanya tadi?’Aku menjawab,’Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.’Nabi berkata,’Lelaki itu adalah Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kepada kalian.’”(HR. Muslim)

sumber ringkasan: myQuran.org